Recent Articles
Home » Archives for 08/29/13
Kamis, 29 Agustus 2013
Kamis, 29 Agustus 2013
- 0 Comments
Sering makan di restoran cepat saji? Duduk sejauh mungkin dari dapur.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa menu seperti burger perlu
diwaspadai. Selain tak sehat terlalu sering mengonsumsinya, proses
memasaknya pun menghasilkan polusi yang lebih banyak dari asap truk.
Untuk memasak burger, biasanya digunakan alat yang disebut charbroiler, yaitu meja panggangan yang dibuat untuk memanggang makanan panas dengan cepat. Ternyata alat ini mengeluarkan polusi 2 kali lebih banyak dari truk diesel.
Untuk memasak burger, biasanya digunakan alat yang disebut charbroiler, yaitu meja panggangan yang dibuat untuk memanggang makanan panas dengan cepat. Ternyata alat ini mengeluarkan polusi 2 kali lebih banyak dari truk diesel.
businessinsider.com
Para peneliti dari University of California Riverside menemukan bahwa
charbroiler mengeluarkan sejumlah besar materi ke udara yang kita hirup.
Hasil uji laboratorium Center for Environmental Research and Technology
(CE-CERT) menemukan bahwa alat itu menghasilkan sejumlah besar lemak,
asap, panas, uap air dan produk sisa pembakaran.
Pada tahun 2007, lembaga bernama Air Quality Management Plan, South Coast Air Quality Management District (SCAQMD) menegaskan bahwa emisi dari charbroiler merupakan sumber partikel yang tidak terkendali dan jumlahnya lebih dari 2 kali polusi dari truk diesel.
Pada tahun 2007, lembaga bernama Air Quality Management Plan, South Coast Air Quality Management District (SCAQMD) menegaskan bahwa emisi dari charbroiler merupakan sumber partikel yang tidak terkendali dan jumlahnya lebih dari 2 kali polusi dari truk diesel.
science.howstuffworks.com
Para peneliti percaya bahwa solusi untuk meminimalisir polusi dari pembuatan burger ini adalah menghilangkan lemak pembuangan dan memerangkapnya di dalam air. Welch dan timnya sedang mengevaluasi aliran udara yang dikeluarkan charbroiler sebelum dan setelah melewati alat kontrol kemudian mengukur seberapa efektifkah metodenya itu.
Tuhan memang menciptakan manusia dengan bentuk sempurna. Setiap bagian tubuh menambah kesempurnaan sekaligus punya fungsinya.
sp.life123.com
Alis mata dimiliki oleh manusia dan sebagian besar mamalia. Selama ini,
alis mata selalu menjadi perhatian bila berhubungan dengan kecantikan.
Bagian ini menjadi penting untuk penampilan, maka tak heran alis ikut
jadi objek riasan untuk memperindah tampilan wajah.
Selain penampilan, sebenarnya fungsi alis juga untuk menahan aliran air dan keringat agar tidak langsung mengenai mata. Coba perhatikan, alis mata yang ditumbuhi bulu-bulu halus dan berbaris rapi letaknya pada bagian yang sedikit menonjol di atas mata.
Karena itulah setiap kamu berkeringat, lelehan keringat yang mengucur dari kepala, meluncur ke dahi, dan akan tertahan di alis mata. Bila kita tak punya alis, bisa bayangkan sendiri, keringat akan langsung menetes ke mata dan membuat mata kita perih. Bahkan, tak bisa melihat jelas karena kuyup oleh keringat.
Anehnya, pada beberapa orang ada yang alis matanya dicukur habis. Ada yang karena tuntutan gaya (fashion) dan ada pula karena kepercayaan tertentu. Tak terbayangkan, orang-orang tersebut biasanya tak boleh banyak berkeringat, kecuali selalu menyeka keringat di dahi mereka agar mata tak kelilipan.
Padahal alis mata selain berfungsi sebagai kesempurnaan wajah dan penahan keringat, juga sebagai alat pendeteksi. Ya, alis mata menambah kepekaan pada kulit untuk merasakan objek asing yang berada di dekat mata. Contohnya serangga, debu dan kotoran. Kalau kita tak punya alis mata, tak ada lagi 'radar' buat mata kita.
Selain penampilan, sebenarnya fungsi alis juga untuk menahan aliran air dan keringat agar tidak langsung mengenai mata. Coba perhatikan, alis mata yang ditumbuhi bulu-bulu halus dan berbaris rapi letaknya pada bagian yang sedikit menonjol di atas mata.
Karena itulah setiap kamu berkeringat, lelehan keringat yang mengucur dari kepala, meluncur ke dahi, dan akan tertahan di alis mata. Bila kita tak punya alis, bisa bayangkan sendiri, keringat akan langsung menetes ke mata dan membuat mata kita perih. Bahkan, tak bisa melihat jelas karena kuyup oleh keringat.
Anehnya, pada beberapa orang ada yang alis matanya dicukur habis. Ada yang karena tuntutan gaya (fashion) dan ada pula karena kepercayaan tertentu. Tak terbayangkan, orang-orang tersebut biasanya tak boleh banyak berkeringat, kecuali selalu menyeka keringat di dahi mereka agar mata tak kelilipan.
Padahal alis mata selain berfungsi sebagai kesempurnaan wajah dan penahan keringat, juga sebagai alat pendeteksi. Ya, alis mata menambah kepekaan pada kulit untuk merasakan objek asing yang berada di dekat mata. Contohnya serangga, debu dan kotoran. Kalau kita tak punya alis mata, tak ada lagi 'radar' buat mata kita.
Sedang apa The Rock? Tebak/cobrasites.com
colourbox.com
Banyak kan fungsi alis mata? Nah, kita semakin mengerti ya betapa hebatnya Tuhan membentuk manusia dengan detail dan penuh perhitungan.
Ingat serial TV atau film Star Trek? Dalam salah satu sinema fiksi
ilmiah terbaik itu, Spock, salah satu tokohnya, mendemonstrasikan mind
meld atau peleburan pikiran. Lewat peleburan pikiran, Spock berbagi
pemikiran, pengalaman, dan ingatan, tanpa kontak.
Selama bertahun-tahun, manusia menganggap bahwa peleburan pikiran tersebut hanya fantasi belaka. Namun, riset terbaru oleh peneliti dari University of Washington menunjukkan bahwa peleburan pikiran tersebut bisa menjadi kenyataan.
Selama bertahun-tahun, manusia menganggap bahwa peleburan pikiran tersebut hanya fantasi belaka. Namun, riset terbaru oleh peneliti dari University of Washington menunjukkan bahwa peleburan pikiran tersebut bisa menjadi kenyataan.
Dua peneliti asal University of Washington, Rajesh Rao dan Andrea
Stocco, mendemonstrasikan peleburan pikiran antar-manusia untuk pertama
kali. Sebelumnya, peleburan pikiran pernah didemonstrasikan antar-tikus
serta antara manusia dan tikus.
Dalam eksperimen yang dilakukan pada 12 Agustus 2013 lalu, Rao berhasil mengendalikan pikiran Stocco, tanpa kontak apa pun, tanpa bahasa apa pun, dan dari jarak jauh. Rao berhasil membuat Stocco menjalankan perintah yang tidak terkatakan, tetapi hanya ada di pikiran.
Untuk melakukannya, dua peneliti menggunakan beberapa perangkat, yakni electroenchepalograph (EEG) yang biasa digunakan kalangan kedokteran untuk merekam aktivitas otak, komputer, transcranial magnetic stimulation (TMS) untuk memicu gerakan motorik berdasarkan sinyal yang diterima, serta koneksi internet.
Rao melihat layar komputer dan memainkan video game dalam pikirannya. Di tengah permainan, ia berpikir bahwa ia sedang menembakkan meriam. Ia membayangkan bahwa ia menggerakkan tangan kanannya untuk mengarahkan kursor komputer ke tombol "fire".
Dalam eksperimen yang dilakukan pada 12 Agustus 2013 lalu, Rao berhasil mengendalikan pikiran Stocco, tanpa kontak apa pun, tanpa bahasa apa pun, dan dari jarak jauh. Rao berhasil membuat Stocco menjalankan perintah yang tidak terkatakan, tetapi hanya ada di pikiran.
Untuk melakukannya, dua peneliti menggunakan beberapa perangkat, yakni electroenchepalograph (EEG) yang biasa digunakan kalangan kedokteran untuk merekam aktivitas otak, komputer, transcranial magnetic stimulation (TMS) untuk memicu gerakan motorik berdasarkan sinyal yang diterima, serta koneksi internet.
Rao melihat layar komputer dan memainkan video game dalam pikirannya. Di tengah permainan, ia berpikir bahwa ia sedang menembakkan meriam. Ia membayangkan bahwa ia menggerakkan tangan kanannya untuk mengarahkan kursor komputer ke tombol "fire".
Segera setelah pesan diterima, Stocco menggerakkan tangan kanannya secara tak sadar, seolah-olah menekan tombol "fire" untuk menembakkan meriam. Gerakan tangan tak sadar Stocco menunjukkan bahwa pengendalian pikiran yang dilakukan Stocco dan Rao berhasil.
Berkomentar tentang keberhasilannya, Rao seperti dikutip Reuters, Selasa (27/8/2013), mengatakan, "Sangat mengagumkan sekaligus ngeri, membayangkan aksi yang ada di pikiran saya diterjemahkan menjadi aksi nyata oleh otak orang lain."
Keberhasilan ini punya beberapa manfaat yang bisa dibayangkan. Misalnya, di masa depan, teknologi ini bisa membantu orang yang mengalami paralisis. Namun, jangan dibayangkan bahwa dengan teknologi ini seseorang bisa mengendalikan pikiran orang lain seenaknya.
Hong Yi a.k.a Red adalah seniman yang gemar bereksplorasi dengan
berbagai media. Ia pernah membuat lukisan dari sayuran, dan kini kembali
'berulah' dengan karya mutakhirnya: Flower Bird.
Sesuai namanya, kali ini Red berhasil menyusun kelopak-kelopak bunga menjadi burung-burung eksotis. Ide untuk menciptakan karya seni ini berawal dari kepulangannya dari Malaysia. Di negeri jiran ini, ia menemukan kelopak-kelopak bunga indah, lalu disusunnya menjadi pola mandala. Setelah itu ia membuat ulang salah satu karya terkenal dari Banksy dan bendera Turki dari kelopak bunga.
Burung eksotis pertama yang ia ciptakan adalah burung merah mungil yang ia akui bahwa bentuknya agak menyerupai burung kalkun. Namun setelah itu, karya-karya seni burung dari kelopak bunga yang ia ciptakan terlihat sangat indah.
Karya-karyanya dipamerkan lewat akun instagram miliknya
Sesuai namanya, kali ini Red berhasil menyusun kelopak-kelopak bunga menjadi burung-burung eksotis. Ide untuk menciptakan karya seni ini berawal dari kepulangannya dari Malaysia. Di negeri jiran ini, ia menemukan kelopak-kelopak bunga indah, lalu disusunnya menjadi pola mandala. Setelah itu ia membuat ulang salah satu karya terkenal dari Banksy dan bendera Turki dari kelopak bunga.
Burung eksotis pertama yang ia ciptakan adalah burung merah mungil yang ia akui bahwa bentuknya agak menyerupai burung kalkun. Namun setelah itu, karya-karya seni burung dari kelopak bunga yang ia ciptakan terlihat sangat indah.
Karya-karyanya dipamerkan lewat akun instagram miliknya
Langganan:
Komentar (Atom)












